Sabtu, 16 Februari 2013



MALIN KUNDANG

MALIN KUNDANG
Cerita Rakyat Sumatera Barat

Pada suatu hari, hiduplah sebuah keluarga di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga itu mempunyai seorang anak yang diberi nama Malin Kundang. Karena kondisi keluarga mereka sangat memprihatinkan, maka ayah malin memutuskan untuk pergi ke negeri seberang.

Besar harapan malin dan ibunya, suatu hari nanti ayahnya pulang dengan membawa uang banyak yang nantinya dapat untuk membeli keperluan sehari-hari. Setelah berbulan-bulan lamanya ternyata ayah malin tidak kunjung datang, dan akhirnya pupuslah harapan Malin Kundang dan ibunya.

Setelah Malin Kundang beranjak dewasa, ia berpikir untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan harapan nantinya ketika kembali ke kampung halaman, ia sudah menjadi seorang yang kaya raya. Akhirnya Malin Kundang ikut berlayar bersama dengan seorang nahkoda kapal dagang di kampung halamannya yang sudah sukses.

Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman. Malin belajar dengan tekun tentang perkapalan pada teman-temannya yang lebih berpengalaman, dan akhirnya dia sangat mahir dalam hal perkapalan.

Banyak pulau sudah dikunjunginya, sampai dengan suatu hari di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang sangat beruntung dirinya tidak dibunuh oleh para bajak laut, karena ketika peristiwa itu terjadi, Malin segera bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu.

Malin Kundang terkatung-katung ditengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan sisa tenaga yang ada, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Sesampainya di desa tersebut, Malin Kundang ditolong oleh masyarakat di desa tersebut setelah sebelumnya menceritakan kejadian yang menimpanya. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya.

Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran dengan kapal yang besar dan indah disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin Kundang yang setiap hari menunggui anaknya, melihat kapal yang sangat indah itu, masuk ke pelabuhan. Ia melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya Malin Kundang beserta istrinya.

Malin Kundang pun turun dari kapal. Ia disambut oleh ibunya. Setelah cukup dekat, ibunya melihat belas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. "Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?", katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tetapi Kundang segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga terjatuh. "Wanita tak tahu diri, sembarangan saja mengaku sebagai ibuku", kata Malin Kundang pada ibunya. Malin Kundang pura-pura tidak mengenali ibunya, karena malu dengan ibunya yang sudah tua dan mengenakan baju compang-camping. "Wanita itu ibumu?", Tanya istri Malin Kundang. "Tidak, ia hanya seorang pengemis yang pura-pura mengaku sebagai ibuku agar mendapatkan harta ku", sahut Malin kepada istrinya. Mendengar pernyataan dan diperlakukan semena-mena oleh anaknya, ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Karena kemarahannya yang memuncak, ibu Malin menengadahkan tangannya sambil berkata "Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu". Tidak berapa lama kemudian angin bergemuruh kencang dan badai dahsyat datang menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang

Cerita Cinderella dalam bahasa inggris

Once upon a time there was a beautiful girl called Cinderella and she had two ugly step sisters who were very unkind who made her do all the hard work. She had to sweep the floors, do all the dishes, while they dressed up in fine clothes and went to lots of parties.
One day a special invitation arrived at Cinderella’s house. It was from the royal palace. The king’s only son was a truly handsome prince was going to have a grand ball. Three girls were invited to come. Cinderella knew she wouldn’t be allowed to go to the ball. But the ugly sisters, ho ho ho, they were excited. They couldn’t talk about anything else.
When the day of the ball came, they made such a fuss. Poor Cinderella had to rush about upstairs and downstairs. She fixed their hair in fancy waves and curls. She helped them put on their expensive new dresses. And she arranged their jewels just so. As soon as they had gone, Cinderella sat down by the fire and she said. “Oh I do wish I could go to the ball”. The next moment, standing beside her was a lovely old lady with a silver wand in here hand. “Cinderella, she said ” I am your fairy godmother and you shall go to the ball. But first you must go into the garden and pick a golden pumpkin, then bring me six mice from the mousetraps, a whiskered rat from the rat trap, and six lizards. You’ll find the lizards behind the watering can.
So Cinderella fetched a golden pumpkin, six grey mice, a whiskered rate, six lizards. The fairy godmother touched them with her wand and the pumpkin became a golden coach, the mice became six grey horses, the rat became a coachman with the most enormous moustache, and the lizards became six footmen dressed in green and yellow, then the fairy godmother touched Cinderella with the wand and her old dress became a golden dress sparkling with jewels while on her feet was the prettiest pair of glass slippers ever seen. Remember said the fairy godmother you must leave the ball before the clock strikes twelve because at midnight the magic ends. “Thank you fairy godmother” said Cinderella and she climbed into the coach.
When Cinderella arrived at the ball she looked so beautiful that everyone wondered who she was! Even the ugly sisters. The Prince of course asked here to dance with him and they danced all evening. He would not dance with anyone else. Now Cinderella was enjoying the ball so much that she forgot her fairy godmothers warning until it was almost midnight and the clock began to strike. One. Two. Three. She hurried out of the ballroom. Four. Five. Six. As she ran down the palace steps one of her glass slippers fell off. Seven. Eight. Nine. She ran on toward the golden coach. Ten Eleven Twelve. Then there was Cinderella in her old dress. The golden pumpkin lay in her feet. And scampering down off down the road were six grey mice, a whiskered rat and six green lizards.. So Cinderella had to walk home and by the time the ugly sisters returned home was sitting quietly by the fire.
Now when Cinderella ran from the palace, the prince tried to follow her and he found the glass slipper. He said, “I shall marry the beautiful girl whose foot fits this slipper and only her. IN the morning the prince went from house to house with the glass slipper and every young lady tried to squeeze her foot into it. But it didn’t’ fit any of them.
At last the prince came to Cinderella’s house. First one ugly sister tried to squash her foot into the slipper. But her foot was too wide and fat. Then the other ugly sister tried but her foot was too long and thin. Please said Cinderella, let me try. “The slipper won’t fit you”, said the ugly sisters. “You didn’t go to the ball!” But Cinderella slipped her foot into the glass slipper and it fit perfectly. The next moment standing beside her was the fairy godmother. She touched Cinderella with the wand and there she was in a golden dress sparkling with jewels and on her feet was the prettiest pair of glass slippers ever seen. The ugly sisters were so surprised that, for once they couldn’t think of anything to say. But the Prince knew what to say. He asked Cinderella to marry him.
And then there was a happy wedding. Everyone who had gone to the ball was invited, even the ugly sisters. There was wonderful food, lots of music and dancing. And the Prince of course danced every dance with Cinderella. He would not dance with anyone else.

Hot Song

10

Beauty And A Beat

Top Downloads

Top Downloads

1
Maroon 5 Daylight Mp3 Size: 3.53 MB | Duration: 3:46
2
Tubidy Mp3 Size: 1.39 MB | Duration: 4:03
3
Rihanna Feat Mikky Ekko Mp3 Size: 6.12 MB | Duration: 4:01
4
Harlem Shake Baauer Mp3 Size: 7.57 MB | Duration: 3:17
5
Gangnam Style Mp3 Size: 3.3 MB | Duration: 3:36
6
Thrift Shop Mp3 Size: 48.26 MB | Duration: 42:08
7
Sex Video Mp3 Size: 8.32 MB | Duration: 3:37
8
Rihanna Diamonds Mp3 Size: 3.45 MB | Duration: 3:44
9
When I Was Your Man Bruno Mars Mp3 Size: 4.97 MB | Duration: 3:34
10
Scream And Shout Mp3 Size: 2.29 MB | Duration: 1:00
11
One Direction Mp3 Size: 7.56 MB | Duration: 3:18
12
Girl On Fire Mp3 Size: 4.16 MB | Duration: 4:31
13
I Knew You Were Trouble Mp3 Size: 3.35 MB | Duration: 3:38
14
Harlem Shake Mp3 Size: 7.67 MB | Duration: 3:17
15
Www Dj Remix Songs Pk Mp3 Size: 4.6 MB | Duration: 5:01
16
Lil Wayne Bitches Love Me Mp3 Size: 6.53 MB | Duration: 4:17
17
Honey Singh Songs Mp3 Size: 4.62 MB | Duration: 3:46
18
Suit Tie Justin Timberlake Mp3 Size: 5.03 MB | Duration: 5:28
19
Started From Bottom Drake Mp3 Size: 2.34 MB | Duration: 1:01
20
High Heels Honey Singh Mp3 Size: 3.14 MB | Duration: 3:25